Sajak-Sajak Ahmad Aam

Sajak-Sajak Ahmad Aam

Cinta

Adalah yang menerima belati
sebagai si penusuk hati
yang menjadi sebab darah mengalir
menjadi danau. Menjadi laut

Adalah kucing yang mencakar
menggigit. Dan tak bisa mengatakan
Aku mencintaimu sebanyak tak terhingga

Tiada lagi sakit
Yang tersisa hanyalah bahagia
Hanyalah bahagia.
 
November 2020


Kahar Muzakar

aku dendam yang dipendam
dalam kubur penuh mayatmayat

sebelum ditemukan
dalam wujud rangka
dan benang menjahit kain penuh lukaluka

seseorang mengenaliku dari
tulang tinggal
yang pernah merangkul
kulit. Memukul 
dadanya

darah mengalir dari mata
air jernih menutupinya
air matanya tumpah
di negerinya di mana darahku ditumpahkan

"Ini semua tak perlu terjadi," katanya

tapi waktu tak bisa
mengantar semua kata itu
ke masa jauh sebelum semua ini terjadi. 

november-desember 2020


Kunang-kunang

bapak pergi haji
esok hari
melihat ka'bah
dengan hati bungah

hari ini
paman berkerut dahi
hutang tumpah ruah
bikin hati susah

adik main layangan 
pagi tadi
ramai riuh
tawa gaduh

aku depan rumah
kemarin
melihat kunang-kunang 
tinggalkan
kenang

kukira
hidup kunang-kunang 
lebih indah dari 
hidup manusia

sore ini kutanya ibu
"Ibu, kapan ada kunang-kunang lagi?"
jawabnya,
"Malam nanti. Di kuburmu nanti"

november-desember 2020


Kebebasan

Ia air bah yang sudah tak lagi bisa dibendung
segala terendam, segala melebam
yang sukar dimengerti adalah
ikan-ikan 'kejaran riang dan tetumbuhan segar menghijau
begitu pula
manusia sanggup tertawa lepas 
meski ada yang terhempas.

november-desember 2020


Ngaliyan

Di tahun dua ribu dua puluh
Dari sekitar ruang-ruang yang telah bergeser keluar dari cangkangnya
Riuh rendah suara motor dan kelakar-kelakar adalah orkestra pengiring datangnya catatan suatu masa duka dari seratus tahun y.a.d

Pada suatu masa 
Ngaliyan hanya tersisa
Langit-langit marah
Manusia-manusia kalah

Namun ia mesti dikunjungi kembali
Sebab ada jejak kaki yang memendam seribu satu kisah.

oktober-november 2020

Membaca dengan riang. Menulis dengan gembira.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel